Cemburu Atau Rasa Sayang Berlebihan


CEMBURU...

Cemburu Rasa Sayang atau takut kehilangan??


Kali ini akan kita bahas adalah membahas tentang rasa cemburu.
 Apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan rasa cemburu itu?
 Banyak orang yang pernah merasakannya akan tetapi susah saat mendefinisikan.


“Sesungguhnya Allah cemburu, orang beriman cemburu, dan cemburuNya Allah jika seorang Mu’min melakukan apa yang Allah haramkan atasnya” (HR. Imam Ahmad, al-Bukhari dan Muslim).

Jadi cemburu sesungguhnya merupakan perasaan yang dianugerahkan oleh Allah. Wajar bahkan mungkin wajib dimiliki, akan tetapi untuk alasan yang dibenarkan.
dan Tulisan ku kali ini adalah mengenai rasa cemburu terhadap ibu mertua. Seharusnya rasa itu tidak boleh menghantui para pasutri, walaupun kadarnya hanya sedikit. Namun itulah yang terjadi.
Siapakah yang harus disalahkan dalam hal ini, jika rasa itu mulai tumbuh?? suami?? istri?? atau bahkan mungkin ibu mertua

Tidak ada salah dan tidak ada yang perlu disalahkan, seandainya kita mampu atau menyadari kondisi kita yang sekarang, bila dulu sebelum menikah, hanya ada ibu yang mengurus kita, namun setelah menikah bertambah menjadi ada istri.
Suami tak hanya harus menghormati ibu saja, tetapi istri pun harus di hormati, karena kelak ia adalah seorang ibu juga.

Tapi persoalannya bagaimana jika dalam soal keuangan rumah tangga, si suami lebih mempercayakan kepada ibunya daripada dengan istrinya??? dan Bahkan menyimpan uang pun lebih percaya kepada ibunya daripada ke istrinya???

Tidak  hanya itu, jika pergi kerja pun pamit hanya ke ibunya saja, tanpa memperdulikan istrinya.
Apakah dengan alasan tersebut seorang istri boleh cemburu dengan ibu mertuanya???
Mungkinkah hal tersebut terjadi karena si suami mengalami adaptasi perubahan status..dari single jadi berdua??

Jika iya, mudahan proses adaptasi tersebut tidak terlalu lama, karena suami merupakan imam bagi istrinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar