Kerja Keras Seorang Wanita Super

Ikhtiar sudah, Proposal juga sudah diajukan sama Allah, tinggal menanti di-ACC aja”

Bolehlah, bisa sedikit menyenangkan hati dengan berpikiran seperti itu walaupun dalam hati, meringiiisss waaaa… Menurut ku manusiawi jika kita  bersedih. Tapi kesedihan jelas banget takkan mengubah apapun keputusan yang sudah Allah tulis di Lauhul Mahfudz.

Untuk itulah, kita gak boleh terlalu larut dalam kesedihan..karena Allah tidak pernah terlambat dalam membuat keputusan, namun Tak pernah pula terlalu cepat. Akan tetapi Allah selalu tepat waktu dalam memutuskan sesuatu. Tinggal dari kita saja yang harus ridho dengan apapun yang telah menjadi keputusan Allah.

Apa itu artinya kita harus pasrah? Ya, kita harus pasrah, dengan bertawakal kepada Allah setelah melakoni ikhtiar yang maksimal.

Bisa dibilang DUIT (Doa, Usaha, Ikhlas dan Tawakkal kepada Allah) adalah prosedurnya….
Ikhtiar jalan terus dan tawakkal juga jangan sampai putus.

Pelihara sedih boleh saja, tapi pelihara sedihnya jangan lama-lama, karna bisa membuat lelah jiwa kita.

Kita harus selalu senantiasa husnudzon pada Allah. Bahwa Allah sungguh Maha Adil dan tak pernah salah dalam membuat perhitungan. Jika ada yang kurang, pasti telah Allah siapkan pelengkapnya. Dan kalo sudah lengkap, Allah tak akan menambah, apalagi mengurangi. namun bagaimana jika kita masih merasa kurang? iya Mungkin itu kitanya saja yang belum pandai dalam bersyukur.

Maka ingat-ingatlah Hadits Rasulullah SAW :

“Sungguh menakjubkan perkaranya orang mukmin. Sesungguhnya semua perkaranya adalah baik, dan tidaklah hal ini dimiliki oleh seorangpun kecuali oleh orang mukmin. Jika dia diberi kenikmatan/kesenangan, dia bersyukur, maka jadilah ini sebagai kebaikan baginya. Sebaliknya, jika dia ditimpa sesuatu yang tidak menyenangkan, dia bersabar, maka ini juga menjadi kebaikan baginya” (HR. Muslim no. 2999 dari Shuhaib radhiyallahu ‘anhu)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar